ANDY LAU
Home
Log In
Sign Up
Friday, 2020-04-03, 1:59 AMWelcome Guest | RSS
Site menu

Our poll
Rate my site
Total of answers: 15

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Home » 2014 » August » 29

 NILAI KERTAS BUKAN PRIORITAS


 

 

 

Saat itu pelajaran kimia dan gw dan kawan-kawan diberi waktu untuk belajar selama 30 menit.Jauh-jauh hari gw sudah mempersiapkan diri untuk menhadapi ulangan pertama di semester pertama ini. Sembari menunggu ulangan di mulai , gw membuka buku-buku kimia khususnya dibagian tabel periodik sob. Soalnya dalam ulangan kali ini semua murid hanya disuruh untuk membuat atau menggambar tabel periodik sob. Sangat mudah sekali bagi gw yang sudah mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari. Tanpa disadari 30 menit telah berlalu dan semua murid diperintahkan untuk mengambil selembar kertas ulangan. Bergegas gw langsung membuat tabel periodik tersebut dengan teliti dan cermat. Meskipun sudah mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari, gw tetep bersikap bijak dan selalu mengecek tabel periodik yang gw buat sudah benar atau belum. Selang 20 menit kemudian, guru kimia pun memberikan perintah untuk mengumpulkan lembar-lembar kertas ulangan tersebut secara satu per satu. Selang 10 menit kemudian, tersontak gw terkejut melihat hasil ulangan tersebut. Gw ternyata hanya mendapat 75 dan ternyata yang membuat nilai gw jatuh adalah gambar golongan tabel periodik yang salah. Awalnya memang gw tidak menganggap itu menjadi masalah yang besar karena nilai 75 yang gw dapat sudah melewati batas kkm kimia yakni 72. Namun hal yang membuat gw sedih adalah sikap kawan gw yang mencibir nilai gw tersebut. Kebetulan kawan gw tersebut mendapat nilai 90. Selang 1 hari kemudian guru kimia tiba-tiba menyuruh seluruh murid untuk menggambarkan kembali tabel periodik golongan A tersebut.Dengan rasa percaya diri dan fokus, gw menggambar tabel periodik tersebut dengan hati-hati dan sangat fokus. Setelah itu dikumpulkanlah lembar-lembar kertas ulangan ke meja guru Kimia tersebut. Selang 10 menit nilai-nilai masing-masing siswa pun diumumkan dan ternyata gw mendapat nilai 100 sedangkan kawan gw yang mencibir nilai gw kemarin mendapat nilai 60. Dalam hati berkata gw itu sekolah tidak untuk mencari  nilai tapi untuk mencari ilmu yang dapat mendatangkan nilai. Teringat kembali kata-kata Albert Enstein, Orang pintar mencari nilai , orang cerdas mencari ilmu. Jadi sob, janganlah kita mempunyai prinsip nilai adalah pacuan kita, ubahlah prinsip tersebut menjadi ilmu adalah pacuan kita karena ilmu adalah segalanya dan sesuai dengan pengalaman gw, orang yang sukses pernah jatuh sebelum mencapai kesuksesannya.
 

Views: 165 | Added by: AndyLau | Date: 2014-08-29 | Comments (0)

Informers
[2014-07-27]
20 Klub Terkaya di Dunia 2014 (0)
[2014-09-11]
Amanat yang terkandung dalam pinokio (0)
[2014-07-24]
Apa sih itu Global Warming ? (0)
[2014-07-30]
Aplikasi untuk menjahili teman (0)
[2014-09-06]
Cara Mentransfer File dari android ke PC tanpa menggunakan kabel data (0)

Log In

Search

Calendar
«  August 2014  »
SuMoTuWeThFrSa
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31

Entries archive

Site friends
TriDenospa